PLN Gunakan Bahan Bakar Cofiring PLTU dari hasil Produksi UMKM
Seputar UIKSBS | 02 Nopember 2022 | Dibaca : 222 kali

Pelatihan pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) telah membuahkan hasil. Sebanyak 2,5 Ton hasil produksi  BBJP telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar PLTU Tarahan

Tarahan, 2 November 2022 – Dampak positif dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN mulai dirasakan. Pelatihan pengelolaan sampah menjadi bahan bakar pembangkit yang beberapa waktu lalu dilakukan kini telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar PLTU Tarahan.

PLN yang menggandeng KSO PT Galang Kawan Serasi dan PT Solusi Energindo Inovasi telah melakukan pelatihan pengolahan _municipal solid waste_ (MSW) menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) sebagai bahan bakar cofiring di PLTU Tarahan pada bulan Agustus lalu. Hasilnya sebanyak 2,5 ton produk BBJP tersebut telah digunakan untuk memproduksi listrik.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (UIKSBS), Djoko Mulyono menjelaskan bahwa program ini dilakukan untuk menghasilkan energi bersih yang merupakan dukungan perseroan terhadap percepatan target bauran energi baru dan terbarukan (EBT) dan target _zero carbon_ pada 2060.

“Dalam menuju transisi energi bersih, kami tidak berjalan sendiri. PLN secara nyata telah melakukan pembedayaan masyarakat serta memanfaatkan sampah disekitar PLTU menjadi bahan bakar pembangkit listrik sehingga program ini memberikan dampak yang luar bisa baik dari sisi PLN, lingkungan dan masyarakat” lanjutnya.

Manager Unit Pengendalian Pembangkitan (UPK) Tarahan, Yuli Tri Setyono mengatakan  PLTU Tarahan yang memiliki kapasitas 2 x 100 MW telah memproduksi sebanyak 8.914 MWH energi hijau dari cofiring sepanjang tahun 2022 dan porsi produksi energi hijau akan terus meningkat.

“PLTU Tarahan telah menggandeng kelompok Binaan TJSL PLN UPK Tarahan yaitu Bank Sampah Bilik Resik Elektrika dan Kelompok Tani Tunas Muda Way Harong dalam memproduksi BBJB. Dengan program yang luar biasa ini, membuktikan bahwa kita mampu mengolah sampah residu menjadi bahan bakar alternatif di PLTU” ungkapnya.

Produksi BBJP oleh UMKM sebagai bahan bakar bahan bakar PLTU Tarahan telah berhasil dilakukan. PLN akan meningkatkan kapasitas produksi BBJP untuk mendorong produksi energi hijau di masa depan.

Bagikan :

Arsip Berita

Tekan Emisi Karbon, PLTU Sebalang Produksi 33,69 MWh Energi Hijau Lewat Cofiring
Seputar UIKSBS | 27 Desember 2022

Lampung Selatan, 26 Desember 2022 - PLN terus berup selengkapnya...

Program Perpustakaan Keliling Motor Tenaga Listrik Andalan PLN Raih Indeks Kepuasan Masyarakat Sangat Baik
Seputar UIKSBS | 13 Desember 2022

Bandar Lampung (13/12) – Program Tanggung Jawab Sos selengkapnya...

Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, PLN Peduli Tanam 9.900 pohon di Hari Menanam Pohon Indonesia
Seputar UIKSBS | 29 Nopember 2022

Palembang, 28 November 2022 - PLN menunjukan komitmen ny selengkapnya...

PLN Peduli Sulap Limbah FABA untuk Bangun Rumah Warga
Seputar UIKSBS | 22 Nopember 2022

Lampung Selatan, 22 November 2022 - PLN kembali mel selengkapnya...

Program Kampung Iklim PLN Raih Penghargaan Pemerintah kota Palembang
Seputar UIKSBS | 09 Nopember 2022

Palembang, 8 November 2022 - PLN Unit Pelaksana Pengenda selengkapnya...