Profil Unit - Unit
Profil | 29 Maret 2017 | Dibaca : 13149 kali

Organisasi PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan ditetapkan oleh Direksi PT PLN (Persero) berdasarkan Peraturan Direksi No. 0110.P/DIR/2018 tentang Susunan Organisasi dan Formasi Jabatan PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan beserta Peraturan Direksi untuk Unit-Unit Pelaksananya yaitu No. 0342 s/d 0351 dan 1533 untuk Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkit (UPHK) Palembang.

Kantor induk PLN UIKSBS terletak di Jalan Demang Lebar Daun Nomor 375 Palembang dan memiliki 11 (sebelas) Unit dengan wilayah kerja yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, dan Bandar Lampung, yaitu:

  1. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Keramasan.

PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumbagsel Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Keramasan pada mulanya diawali dengan perencanaan pembangunan unit PLTU Keramasan yaitu tahun 1962, dimana pada saat itu kemampuan dari PLTD Boom Baru dibawah pengelolaan PLN Cabang Palembang) tidak dapat lagi memenuhi permintaan kebutuhan tenaga listrik untuk para konsumen.

Meningkatnya kebutuhan energi listrik di Sumatera Bagian Selatan, PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Sektor Pengendalian Pembangkitan Keramasan mulai membangun sektor pembangkit listrik lainnya di wilayah Sumbagsel.

Tahun 2006, PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Sektor Pengendalian Pembangkitan Keramasan berencana untuk membangun pembangkit listrik yang menerapkan prinsip siklus kombinasi Brayton dan Rankine. Tujuan penggunaan siklus kombinasi ini adalah untuk memanfaatkan panas buang dari siklus Brayton yang dimanfaatkan untuk pemanasan awal pembuatan steam sehingga konsumsi bahan bakar lebih ekonomis.

 

  1. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Bandar Lampung

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Bandar Lampung (UPDK) Bandar Lampung, berlokasi di Jalan Raden Gunawan II nomor 4 Rajabasa-Bandar Lampung dan diresmikan oleh General Manager Pembangkitan

Sumatera bagian Selatan, Bapak. Ir. Prawoko pada tanggal 30 Juli 2009 dengan formasi seluruh pegawai sebanyak 147 orang pegawai dan didirikan pada tanggal 22 Mei 1991. Berdasarkan keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 046.K/032/DIR/1991 sebagai bagian dari jajaran Manajemen PT PLN (Persero) Wilayah IV Palembang.

Tugas pokok adalah menyelenggarakan pembangkitan secara terpusat pada sistem transmisi listrik di Wilayah Provinsi Lampung.

 

  1. Unit Pelaksana Pembangkitan Bukit Asam

Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bukit Asam merupakan pembangkit berbahan bakar utama batubara dengan kapasitas terpasang 260 MW (4 x 65 MW)  Tanjung Enim dijuluki kota Batubara dimana salah satunya UPK Bukit Asam merupakan PLTU yang berada di mulut tambang (PT Bukit Asam, Tbk) dengan Sitem Pengiriman Batubara menggunakan Belt Conveyor dan ditampung di Area Coal Storage.

UPK Bukit Asam terletak di Jalan Lingga Raya Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim. UPK Bukit Asam berada di sekitar aliran Sungai Enim yang merupakan bahan baku pengoperasian PLTU. Pembangunan UPK Bukit Asam Unit 1 dan 2 dimulai pada tahun 1984 beroperasi pada tahun 1987 dilanjutkan pembangunan pada tahun 1992 dan pada tahun 1994 beroperasinya unit 3 dan 4. Pada saat ini UPK Bukit Asam tetap eksis dalam produksi listrik untuk mewujudkan Sumatera Terang.

 

  1. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Bengkulu

PT PLN (Persero) Sektor Bengkulu berdasarkan Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 33.K/010/DIR/2000 tentang Unit Organisasi dibawah PT PLN (Persero) Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera Bagian Selatan. Dan kemudian pada tanggal 27 Januari 2005 berubah menjadi PT PLN (Persero) Sektor Pengendalian Pembangkitan (DALKIT) Bengkulu yang berada dibawah PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan.

PT PLN (Persero) Sektor DALKIT Bengkulu merupakan Sektor Koordinatif yang berkedudukan di Kabupaten Kepahiang. PT PLN (Persero) Sektor DALKIT Bengkulu membawahi 2 unit pembangkit yaitu PLTA Musi yang berkedudukan di Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Kepahiang, serta PLTA Tes yang berkedudukan di Kabupaten Lebong.

Kemudian Pada tanggal 20 Juli 2018 sesuai dengan Keputusan Direksi Pusat Nomor : 0345.P/DIR/2018 yang ditetapkan di Jakarta tentang restruktur organisasi dari semulanya PT PLN (Persero) Sektor Pengendalian Pembangkitan Bengkulu berubah menjadi PT PLN (Persero) Unit Pengendalian dan Pembangkitan Bengkulu hingga saat ini.

 

  1. Unit Pelaksana Pembangkitan Bukit Tinggi

Pada tahun 2018 sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor : 0110.P/DIR/2018 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 29 Juni 2018 tentang restruktur organisasi dari semulanya PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan menjadi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan. Begitu juga sesuai dengan Keputusan Direksi Nomor : 0345.P/DIR /2018 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Juli 2018 restruktur organisasi dari semulanya PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Bukittinggi menjadi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bukittinggi.

 

  1. Unit Pelaksana Pembangkitan Ombilin

PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagian Selatan sistem interkoneksi kelistrikan Sumbagsel - Sumbagteng - Sumbar - Riau merupakan sistem kelistrikan antara Sumatera bagian Selatan – Lampung dengan Sumatera bagian Tengah – Sumatera bagian Barat - Riau dimulai dari awal tahun 2004.

Kontribusi kelistrikan yang disalurkan Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Ombilin ke system interkoneksi sebesar 29,64 % dari total keseluruhan Pembangkitan yang ada di Sistem Interkoneksi Sumatera Bagian Barat dan Riau.

 

  1. Unit Pelaksana Pembangkitan Tarahan

UPK Tarahan terletak di Jl. Lintas Sumatera KM 15 Ds. Rangai Tri Tunggal Kab. Lampung Selatan, Prov. Lampung dengan daya terpasang sebesar 2x100 MW. UPK Tarahan Unit 3 pertama kali Firing pada 01 Agustus 2007 kemudian dilanjutkan Unit 4 pada 21 April 2007, Serah Terima Operasi dari pihak proyek ke UPK Tarahan, yaitu Unit 3 pada 26 Desember 2007 dan Unit 4 pada 14 Desember 2007.

UPK Tarahan merupakan PLTU pertama di Indonesia yang berteknologi CFB (Circulating Fluidized Bed), menggunakan bahan bakar batubara yang diperoleh dari PT Bukit Asam yang kemudian ditransfer ke Coal Unloading system dengan menggunakan Conveyor berkecepatan 300 Ton/Jam. Batubara ditampung didalam Coal Silo, kemudian batubara di transfer melalui Reclaiming system, secara bertahap menuju Coal Crusher untuk dihancurkan sebesar 6 mm. Kemudian, batubara tersebut dimasukan ke dalam Coal Bunker dengan menggunakan Coal Feeder, Batubara tersebut dialirkan ke dalam furnace sebagai bahan bakar utama. Air baku yang dipakai berasal dari air laut yang dipompa dari Intake Water menuju Desalination Plant untuk memisahkan kandungan garam untuk menghasilkan air tawar.

 

  1. Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Jambi

PT PLN (Persero) Unit Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Jambi merupakan salah satu unit Pembangkitan andalan di Sumatera Bagian Selatan terkhusus UIKSBS. Semula Pembangkitan Jambi merupakan unit dari unit Pembangkitan Keramasan dan pada akhirnya pada tanggal 15 Januari 2009 berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT PLN (Persero) NO. 267.K/DIR/2008 secara resmi ditetapkan sebagai Sektor Pembangkitan saat itu oleh Direktur utama PT PLN (Persero) Bapak Fahmi Mochtar dan Gubernur Jambi Bapak Zulkipli Nurdin.

Beberapa unit pembangkit yang dimiliki oleh UPDK Jambi

  1. ULPLTD Payo Selincah
  2. ULPLTG Batang Hari
  3. ULPLTMG Sei Gelam

 

  1. Unit Pelaksana Pembangkitan Teluk Sirih

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Teluk Sirih merupakan Unit Pelaksana di Wilayah Kerja Unit Bisnis PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan. Yang beralamat di Jl. Lintas Sumatera Padang – Painan KM 25 Teluk Kabung Tengah, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.

UPK Teluk Sirih ini diserahterimakan pada Bulan Juli 2014 (Unit 1) dan Agustus 2014 (Unit 2) yang memiliki 2 unit mesin pembangkit China dengan kapasitas terpasang 2 x 112 MW,

 

  1. Unit Pelaksana Pembangkitan Sebalang

PT PLN (Persero) UPK Sebalang berada di Dusun Sebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan dengan luas lahan 65 ha. Kapasitas produksi sebesar 2 x 100 MW resmi beroperasi sejak 25 Juli 2014 (unit #1) dan 29 Juni 2016 (unit #2). Pembangunan PLTU Sebalang ber tujuan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di daerah Provinsi Lampung yang telah sesuai dengan rencana pemerintah yaitu Perpres No. 71 Tahun 2006 tentang Penugasan Kepada PT PLN (Persero) untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Proyek Pembangkit Listrik yang Menggunakan Batubara.

Energi yang dihasilkan dari pembangkit UPK Sebalang selanjutnya disalurkan ke jaringan transmisi TT 150 kV Kalianda – Tarahan – Sutami dan TT 150 kV Sutami – Sribawono, melalui GI Kalianda, GI Sribawono dan GI Sutami.

 

  1. Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan Palembang

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan (UPHK) Palembang merupakan unit

terbaru di wilayah kerja UIKSBS. Berlokasi di Jl. May Zen Sei Selayur Kalidoni Palembang 30161. UPHK Palembang terbentuk sesuai Peraturan Direksi nomor 1533.P/DIR/2018 tanggal 20 Juli 2018 tentang Susunan Organisasi dan Formasi Jabatan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan Palembang pada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan. Pembentukan UPHK Palembang sendiri dilatarbelakangi oleh Persentase Outage Execution < 70% dalam 4 tahun terakhir, Outage Slip yang masih tinggi sehingga mempengaruhi pencapaian kinerja (EAF, EFOR & SOF) dan kualitas pekerjaan yang masih belum Optimal yang berdampak pada masih tingginya EFOR pembangkit.

Unit Pelaksana Pengendalian membawahi unit operasional yang disebut Unit Layanan Pusat Listrik.

Bagikan :

Arsip Berita

Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, PLN Peduli Tanam 9.900 pohon di Hari Menanam Pohon Indonesia
Seputar UIKSBS | 29 Nopember 2022

Palembang, 28 November 2022 - PLN menunjukan komitmen ny selengkapnya...

PLN Peduli Sulap Limbah FABA untuk Bangun Rumah Warga
Seputar UIKSBS | 22 Nopember 2022

Lampung Selatan, 22 November 2022 - PLN kembali mel selengkapnya...

Program Kampung Iklim PLN Raih Penghargaan Pemerintah kota Palembang
Seputar UIKSBS | 09 Nopember 2022

Palembang, 8 November 2022 - PLN Unit Pelaksana Pengenda selengkapnya...

Semen Baturaja Manfaatkan 17.104,89 ton FABA PLN sebagai Bahan Baku Produksi
Seputar UIKSBS | 07 Nopember 2022

Sepanjang 2022 pemanfaatan FABA PLN UIKSBS oleh PT Semen selengkapnya...

PLN Gunakan Bahan Bakar Cofiring PLTU dari hasil Produksi UMKM
Seputar UIKSBS | 02 Nopember 2022

Pelatihan pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputa selengkapnya...